Langsung ke konten utama

Manajemen



Jurusan Manajemen adalah sebuah program studi yang menyiapkan mahasiswa untuk dapat mengembangkan diri menjadi sebuah manajer atau wirausahawan yang berintegritas, berintelektual dan memiliki kemampuan komunikasi, analisis, pengambilan keputusan dan penyelesaian permasalahan, penggunaan teknologi informasi-komunikasi, dan team work dalam bidang bisnis organisasi baik di pasar domestik maupun global dengan berlandaskan pada nilai-nilai moral, etika dan profesional untuk melayani masyarakat.

Manajemen dibagi menjadi beberapa bagian, bagian-bagian itu adalah:

  • Manajemen Pemasaran

Adalah bidang manajemen yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengambilan keputusan di bidang pemasaran produk, baik manufaktur maupun jasa.


  • Manajemen Sumber Daya Manusia

Adalah bidang manajemen yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengambilan keputusan di bidang organisasi.


  •  Manajemen Operasi dan Sistem Informasi

Adalah bidang manajemen yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengambilan keputusan di bidang operasi.


  • Manajemen Keuangan

Adalah bidang manajemen yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengambilan keputusan di bidang keuangan.


  •    Manajemen Teknologi Informasi

Adalah bidang manajemen yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam penguasaan teknologi informasi.


  •  Manajemen Umum

Adalah bidang manajemen yang memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengambilan keputusan manajemen secara umum.


Sumber: uajy.ac.id

Kelebihan jurusan Manajemen adalah:


  1. Mempunyai kemampuan untuk bertanggung jawab
  2. Kemampuan dalam berkomunikasi 
  3.  Kemampuan untuk berkompetisi 
  4.  Kemampuan untuk menjadi kreatif dan inovatif 
  5.  Memiliki pemikiran yang terbuk
  6. Mampu menjadi seorang pemimpin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Aku dan Kamu

Teruntuk sang kekasih, Kamu mungkin nanti tak akan melihatku bingung memilih satu baju dengan baju lainnya, atau satu tas dengan tas lainnya. Tapi, kamu akan menemukanku bingung antara satu judul buku dengan judul lainnya. Memilih buku dari penulis favoritku atau buku dengan sinopsis yang menarik hatiku. Kamu mungkin tak akan melihatku bersemangat mendatangi konser salah satu grup idolaku, karena kamu dan aku sama-sama tahu bahwa orang tuaku tak akan merestui. Tapi, kamu akan melihatku bersemangat dengan talkshow dari salah satu penulis favoritku, penulis-penulis hebat yang melahirkan banyak karakter yang membuatku mencinta. Kamu mungkin tak akan melihatku bersemangat memasuki pusat perbelanjaan. Karena tempat itu selalu sukses membuatku lelah terlebih dahulu. Tapi, kamu mungkin akan melihatku tak pernah lelah untuk berjalan sepanjang jalan malioboro, menikmati perjalanan jauh untuk mencapai pantai yang tenang, atau bahkan mengelilingi kota Jogja. Kamu mungkin akan menemu...

The Way I Love You

Semua yang berkaitan dengannya nyatanya tak pernah berakhir baik-baik saja. Lagu yang sering dia putar, makanan yang selalu dia pesan, bahkan setiap tempat yang selalu dia dan aku datangi. Semua tak pernah menjadi hal yang berakhir baik jika aku bertemu dengannya. Semua hal itu akan selalu mendatangkan jutaan kenangan yang lama telah aku coba untuk lupakan. Termasuk jalanan yang saat ini sedang aku pandangi. Sebuah jalan bernama Malioboro yang dulunya menjadi tempat nomor satu bagiku. Lalu lalang manusia tidak membuat otakku berhenti bekerja dalam menghentikan semua kenangan yang mendadak datang bagaikan sebuah film yang aku tonton di tv usang. Samar namun menguat di saat bersama. Memburam tapi tercetak kuat di saat bersamaan. Membuatku menggila. Membuatku sesak akan dorongan rindu yang tidak boleh aku rasakan kembali. He is sensible and so incredible Mencoba menghapus bayangannya dengan memikirkan seseorang yang beberapa bulan ini selalu menemaniku. Mencoba untuk meyakinkan hati...

Aku Masih Menulis...

Aku masih menulis, Menulis tentang masa-masa yang telah aku tinggal jauh di belakang, Masih berangan tentang mawar yang aku usahakan untukmu, Masih berangan tentang binar matamu yang aku pikir hanya untukku kala itu, Masih berangan tentang bercerita di depan api unggun yang kamu nyalakan musim dingin itu. Aku masih menulis, Menulis tentang sinar pancaran matamu saat kamu bercerita, Menulis tentang indah garis lengkung bibirmu saat kamu tersenyum, Menulis tentang merdu suara tawamu saat kamu tertawa. Aku masih menulis, Menulis tentang kemungkinan-kemungkinan dunia paralel yang kamu ceritakan itu benar adanya, Menulis tentang kemungkinan di dunia paralel itu kita sedang mewujudkan impian-impian kita, Menulis tentang kemungkinan di dunia paralel itu kita saling bergerak tanpa ada rasa takut. Aku masih menulis, Menguatkan ingatanku yang mulai memburam tentang apa-apa tentangmu, Menguatkan bayangmu yang perlahan mulai menghilang, Menguatkan kisah-kisah yang kita pernah bakar h...