Langsung ke konten utama

Labirin

Sekali lagi aku terjaga,

Pada malam yang tak berujung,

Pada malam yang telah kau hancurkan.

Bermimpi dengan mata terbuka,

Mengharap pada satu malam dari sekian ribu malam yang kuhabiskan, warna kembali menghampiri.

Mengapa?

Mengapa malamku harus kamu hancurkan?

Teriakan itu berulang tanpa henti

Tanpa jeda,

Tanpa jera,

Menyayatku tanpa ampun.

Mengapa?

Pada setiap langkah yang aku ambil,

Kamu selalu mendorongku?

Mengapa?

Pada setiap mimpi yang aku lukis,

Kamu menghapusnya tanpa sisa?

Mengapa?

Dunia yang penuh warna itu,

Kamu membakar warna tanpa sisa?

Mengapa?

Malamku harus kamu renggut?

Terbaik katamu.

Jelaskan definisi terbaik jika sayatan ini semakin banyak mengenaiku.

Tanggung jawab katamu.

Jelaskan definisi tanggung jawab itu jika langkahku harus berhenti.

Mimpiku kelabu.

Seiring dengan kenyataan yang semakin menghancurkan.

Berisik.

Banyak sekali kata yang berputar dari detik pertama malam datang.

Berputar tanpa henti.

Bagai aku terjebak pada labirin kata yang membunuhku perlahan.

Binar bahagia itu,

Apakah aku bisa mendapatkannya kembali?

Jadi, tolong jawab pertanyaanku,

Pada malam keberapa warna itu akan datang?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Masih Menulis...

Aku masih menulis, Menulis tentang masa-masa yang telah aku tinggal jauh di belakang, Masih berangan tentang mawar yang aku usahakan untukmu, Masih berangan tentang binar matamu yang aku pikir hanya untukku kala itu, Masih berangan tentang bercerita di depan api unggun yang kamu nyalakan musim dingin itu. Aku masih menulis, Menulis tentang sinar pancaran matamu saat kamu bercerita, Menulis tentang indah garis lengkung bibirmu saat kamu tersenyum, Menulis tentang merdu suara tawamu saat kamu tertawa. Aku masih menulis, Menulis tentang kemungkinan-kemungkinan dunia paralel yang kamu ceritakan itu benar adanya, Menulis tentang kemungkinan di dunia paralel itu kita sedang mewujudkan impian-impian kita, Menulis tentang kemungkinan di dunia paralel itu kita saling bergerak tanpa ada rasa takut. Aku masih menulis, Menguatkan ingatanku yang mulai memburam tentang apa-apa tentangmu, Menguatkan bayangmu yang perlahan mulai menghilang, Menguatkan kisah-kisah yang kita pernah bakar h...

The Way I Love You

Semua yang berkaitan dengannya nyatanya tak pernah berakhir baik-baik saja. Lagu yang sering dia putar, makanan yang selalu dia pesan, bahkan setiap tempat yang selalu dia dan aku datangi. Semua tak pernah menjadi hal yang berakhir baik jika aku bertemu dengannya. Semua hal itu akan selalu mendatangkan jutaan kenangan yang lama telah aku coba untuk lupakan. Termasuk jalanan yang saat ini sedang aku pandangi. Sebuah jalan bernama Malioboro yang dulunya menjadi tempat nomor satu bagiku. Lalu lalang manusia tidak membuat otakku berhenti bekerja dalam menghentikan semua kenangan yang mendadak datang bagaikan sebuah film yang aku tonton di tv usang. Samar namun menguat di saat bersama. Memburam tapi tercetak kuat di saat bersamaan. Membuatku menggila. Membuatku sesak akan dorongan rindu yang tidak boleh aku rasakan kembali. He is sensible and so incredible Mencoba menghapus bayangannya dengan memikirkan seseorang yang beberapa bulan ini selalu menemaniku. Mencoba untuk meyakinkan hati...

Tentang Aku dan Kamu

Teruntuk sang kekasih, Kamu mungkin nanti tak akan melihatku bingung memilih satu baju dengan baju lainnya, atau satu tas dengan tas lainnya. Tapi, kamu akan menemukanku bingung antara satu judul buku dengan judul lainnya. Memilih buku dari penulis favoritku atau buku dengan sinopsis yang menarik hatiku. Kamu mungkin tak akan melihatku bersemangat mendatangi konser salah satu grup idolaku, karena kamu dan aku sama-sama tahu bahwa orang tuaku tak akan merestui. Tapi, kamu akan melihatku bersemangat dengan talkshow dari salah satu penulis favoritku, penulis-penulis hebat yang melahirkan banyak karakter yang membuatku mencinta. Kamu mungkin tak akan melihatku bersemangat memasuki pusat perbelanjaan. Karena tempat itu selalu sukses membuatku lelah terlebih dahulu. Tapi, kamu mungkin akan melihatku tak pernah lelah untuk berjalan sepanjang jalan malioboro, menikmati perjalanan jauh untuk mencapai pantai yang tenang, atau bahkan mengelilingi kota Jogja. Kamu mungkin akan menemu...