Haii, lama juga ya aku gak ngepost di blog. hehehe. Maaf deh maklum lagi sibuk UNAS kemaren. Hari ini deh baru aku bisa nulis lagi. Aku lagi degdegan banget nunggu nilai danem. lebih tepatnya GALAU kali yaa. Galaunya disimpen dulu. Aku mau cerita tentang kebersamaanku sama sahabat-sahabatku. Aku kenal sama mereka dari kelas 8 awal bahkan walaupun kita pisah kelaspun gak ada yg bisa misahin kebersamaan kitaa. Kita ada 7 orang yang mempunyai karakter pribadi yg bedaaaa banget tapi, gak tau kenapa kita itu bisa bersama. Walaupun terkadang sering banget selisih pendapat tapi ntar ujung-ujungnya ya balik barengan lagi. Aku seneng kenal mereka, aku seneng bisa sahabatan sama mereka, aku seneng kemana-mana bareng mereka teruuss. Oh iya, lucunya kita itu di kenal dengan KOMUNITAS SMASHBLAST hahaha :D . Tapi, yang namanya pertemuan pasti ada perpisahan dong yaa walaupun jujur, aku gak mau pisah sama mereka, aku masih pengen 1 sekolah sama mereka. Kita pilih jalan kedepan masing-masing ada yg pilih SMA ada yang SMK. Aku memutuskan untuk milih SMA. Tapi, walaupun gitu aku harap kita bakal selalu bersama walaupun pisah tempat. Aku harap kita masih sering main bareng lagi di rumahku. Aku harap kita bisa menggila bareng lagi. Kita selalu curhat-curhatan bareng, nyelesaiin masalah bareng, nonton konser bareng, jalan-jalan bareng, dan lain lain. Pas sama kalian itu aku gak perlu sok jaim, gak perlu malu-malu, malah biasanya kita yang malu-maluin hahaha. Aku harap kita gak bakal saling lupa, aku harap kita masih bisa komunikasi dengan baik. AKU SAYANG KALIAN GUYS :*
Aku masih menulis, Menulis tentang masa-masa yang telah aku tinggal jauh di belakang, Masih berangan tentang mawar yang aku usahakan untukmu, Masih berangan tentang binar matamu yang aku pikir hanya untukku kala itu, Masih berangan tentang bercerita di depan api unggun yang kamu nyalakan musim dingin itu. Aku masih menulis, Menulis tentang sinar pancaran matamu saat kamu bercerita, Menulis tentang indah garis lengkung bibirmu saat kamu tersenyum, Menulis tentang merdu suara tawamu saat kamu tertawa. Aku masih menulis, Menulis tentang kemungkinan-kemungkinan dunia paralel yang kamu ceritakan itu benar adanya, Menulis tentang kemungkinan di dunia paralel itu kita sedang mewujudkan impian-impian kita, Menulis tentang kemungkinan di dunia paralel itu kita saling bergerak tanpa ada rasa takut. Aku masih menulis, Menguatkan ingatanku yang mulai memburam tentang apa-apa tentangmu, Menguatkan bayangmu yang perlahan mulai menghilang, Menguatkan kisah-kisah yang kita pernah bakar h...
Komentar
Posting Komentar