Langsung ke konten utama

About Kikik

Nama panjangnya Rizky Mawadatul Rahma. Tanggal lahirnya 05 Mei 1997. Hobinya ngedance, baca novel, moto moto. Cita-citanya pengen jadi fotografinya Jawa Pos*Amiin. Warna favoritnya ungu :D.


Anak ini biasa di panggil Kikik. Dia itu frontal banget, terlalu frontal malah katanya Frontal itu baik*emang sih. Kalo lagi marah pasti langsung meso meso -___- . Kalo lagi laper atau ngantuk pasti gak nyambung kalo diajak ngomong lamaa banget ngoneknya setelah diterangin beberapa kali baru ngonek itu wes tanda tandae kikik lagi laper -___- . Suaranya itu mempesonaaa banget asli apalagi kalo teriak adduuhh merdu banget dweh*ngece suaranya dia itu agak cempreng tapi gak cempreng cempreng amat sih ehh gak juga sih ehh gak tau dweh :Dv. Suka nonton film horror, action tapi yg dari luar negeri. Kikik sama kayak Sipitt kalo nyindir behh pedes banget kalo Sipitt alusan kalo Kikik kasar tapi itu seru biar yang disindir itu SADAR kalo tingkah lakunya itu salah. Kalo ketawanya lama pasti ujung ujungnya ngeluarin air mata. Tatapannya dia itu sinis banget apalagi kalo ngeliat orang yang gak disukainya behh tatapannya tajem banget lebih tajem dari silet*ehh . Tapi Kikik itu seru dan dia mesti yang suka motoin kalo kita lagi keluar ato kumpul kumpul bareng tapi kalo lagi pengen foto behh banyak banget deh fotonya :Dv.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Masih Menulis...

Aku masih menulis, Menulis tentang masa-masa yang telah aku tinggal jauh di belakang, Masih berangan tentang mawar yang aku usahakan untukmu, Masih berangan tentang binar matamu yang aku pikir hanya untukku kala itu, Masih berangan tentang bercerita di depan api unggun yang kamu nyalakan musim dingin itu. Aku masih menulis, Menulis tentang sinar pancaran matamu saat kamu bercerita, Menulis tentang indah garis lengkung bibirmu saat kamu tersenyum, Menulis tentang merdu suara tawamu saat kamu tertawa. Aku masih menulis, Menulis tentang kemungkinan-kemungkinan dunia paralel yang kamu ceritakan itu benar adanya, Menulis tentang kemungkinan di dunia paralel itu kita sedang mewujudkan impian-impian kita, Menulis tentang kemungkinan di dunia paralel itu kita saling bergerak tanpa ada rasa takut. Aku masih menulis, Menguatkan ingatanku yang mulai memburam tentang apa-apa tentangmu, Menguatkan bayangmu yang perlahan mulai menghilang, Menguatkan kisah-kisah yang kita pernah bakar h...

The Way I Love You

Semua yang berkaitan dengannya nyatanya tak pernah berakhir baik-baik saja. Lagu yang sering dia putar, makanan yang selalu dia pesan, bahkan setiap tempat yang selalu dia dan aku datangi. Semua tak pernah menjadi hal yang berakhir baik jika aku bertemu dengannya. Semua hal itu akan selalu mendatangkan jutaan kenangan yang lama telah aku coba untuk lupakan. Termasuk jalanan yang saat ini sedang aku pandangi. Sebuah jalan bernama Malioboro yang dulunya menjadi tempat nomor satu bagiku. Lalu lalang manusia tidak membuat otakku berhenti bekerja dalam menghentikan semua kenangan yang mendadak datang bagaikan sebuah film yang aku tonton di tv usang. Samar namun menguat di saat bersama. Memburam tapi tercetak kuat di saat bersamaan. Membuatku menggila. Membuatku sesak akan dorongan rindu yang tidak boleh aku rasakan kembali. He is sensible and so incredible Mencoba menghapus bayangannya dengan memikirkan seseorang yang beberapa bulan ini selalu menemaniku. Mencoba untuk meyakinkan hati...

Tentang Aku dan Kamu

Teruntuk sang kekasih, Kamu mungkin nanti tak akan melihatku bingung memilih satu baju dengan baju lainnya, atau satu tas dengan tas lainnya. Tapi, kamu akan menemukanku bingung antara satu judul buku dengan judul lainnya. Memilih buku dari penulis favoritku atau buku dengan sinopsis yang menarik hatiku. Kamu mungkin tak akan melihatku bersemangat mendatangi konser salah satu grup idolaku, karena kamu dan aku sama-sama tahu bahwa orang tuaku tak akan merestui. Tapi, kamu akan melihatku bersemangat dengan talkshow dari salah satu penulis favoritku, penulis-penulis hebat yang melahirkan banyak karakter yang membuatku mencinta. Kamu mungkin tak akan melihatku bersemangat memasuki pusat perbelanjaan. Karena tempat itu selalu sukses membuatku lelah terlebih dahulu. Tapi, kamu mungkin akan melihatku tak pernah lelah untuk berjalan sepanjang jalan malioboro, menikmati perjalanan jauh untuk mencapai pantai yang tenang, atau bahkan mengelilingi kota Jogja. Kamu mungkin akan menemu...